Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Selasa, 27 Desember 2011

Kumpulan E-Book Free Download

Assalamu'alaikum, wr, wb. Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,marilah senantiasa kita panjatkan pujia dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan berupa Imam, Islam, dan Ihsan. Tidak lupa mari kita ucapkan shalawat dan salam kepada manusia pilihan, Rasulullah SAW serta keluar, sahabat, dan seluruh ummat islam.
Alhamdulillah, dikesempatan kali ini ana mau berbagi koleksi ebook milik Ust. Sukandar yang ana ambil dari blog beliau, yang insya Allah bermanfaat bagi kebangkitan ummat. Ada lebih 100 ebook dengan bidang keilmuan yang beragam, mulai dari Aqidah, Politik, Hadits, Biografi Sahabat, dan sebagainya.
Demi kemudahan bagi pengunjung, ebook-ebook ini diklasifikasikan berdasarkan huruf awal judul alias disusun secara alphabetis.
Ana minta maaf jika proses download sedikit ribet karena penyimpanan filenya di Ziddu. Akhirnya, ana berharap ebook ini bermanfaat bagi kita semua, semoga Allah membalas amal kita dengan keridhoan-Nya, dan mengumpulkan kita di surga bersama Kekasih Allah Rasululullah SAW, Para Sahabat, Syuhada, dan Shalihin. Amin!!!


A
Abu Bakar Assiddiq
Adab Al Mufrad karya Imam Bukhari
Adab Belajar Mengajar, Membaca dan Menghafal al Qur’an
Ad Dustur Al Islami
Ahkamul Bayyinat
Ahkamus Sholat
Al Islam Wa al Iman
Al Islam edisi 391-410
Al Islam edisi 411-430
Al Islam edisi 431-451
Aqidah Dan Hadits Ahad

B
Bahaya Islam Liberal
Bantahan Terhadap Kitab Al-Gharrah Al-Imaniyah Fi Mafasid At-Tahririyah (Ust. Ismail Yusanto)
Bantahan Terhadap Kitab Al-Gharrah Al-Imaniyah Fi Mafasid At-Tahririyah (Ust. Musthafa A. Murtadho)
Bendera Islam
Benturan Peradaban
Berbisnis Dengan Hati
Biografi Dan Karomah Syuhada Jihad Bosnia
Biografi Taqiyuddin An Nabhani
Buku Saku Ruqyah
Bunga Rampai Syariat Islam

C
Cara Praktis Menghafal Al Qur’an
Catatan Hati Seorang Istri

D
Darah Kebiasaan Wanita
Demokrasi Sesuai Dengan Ajaran Islam
Detik-detik Yang Menentukan karya BJ Habibie
Dirrosat Fil Fikril Islam
Doa Dan Dzikir Nabawi karya Ibnu Taimiyah
Doktrin Zionisme Dan Ideologi Pancasila
Dosa-dosa Besar

E
Ensiklopedi Fatwa Syaikh Albani

F
Faidhul Mu’in

H
25 Hadits Dhaif Dan Maudhu
100 Hadits Palsu
Hadits Arbain
Hafalan Shalat Delisa
Himpunan Hadits Qudsi
Hukum Orang Yang Meninggalkan Shalat

I
Ikhwan
Ikhwanul Muslimin
Indonesia Menggugat Jilid II

J
Jangan Dekati Zina karya Ibnu Qayyim Al Jauziyah
Jundullah Tsaqafatan Wa Akhlaqan

K
Kado Pernikahan
Kaidah Kausalitas
Kata-kata Inspiratif Mario Teguh
Kekeliruan Ilmu Kalam
Ketika Cahaya Hidayah Menerangi Qalbu
Khilafah Rasyidah Yang Telah Dijanjikan
Kisah Khulafaur Rasyidin
Kisah-kisah Tentang Ka’bah
Kisah Nabi-nabi bagian 1
Kisah Nabi-nabi bagian 2
Kisah Perjalanan Para Peminang Bidadari
Konsepsi Politik Hizbut Tahrir
Koreksi Untuk Buku Wamy
Kunci Kebahagiaan
Kunci Rizki

L
La Tahzan

M
Madarijus Salikin
Madrasah Tarbiyyah Hasan Al Banna
Mafahim Aqidah
Mafahim Dakwah
Mafahim Hizbut Tahrir
Mafahim Syariah
Majmuk Rasail-Buku Zikir
Makalah Konferensi Khilafah Islamiyah Tahun 2007 di Jakarta
Manajemen Qalbu
Manajemen Qolbu:Melumpuhkan senjata Syetan-Ibnu Qayyim
Manasik Haji Dan Umroh- Syaikh Al Utsaimin
Manifesto Hizbut Tahrir Indonesia
Materi Tarbiyah
Menempa Jiwa Seorang Da’i
Melawan Fitna Jaringan Liberal
Menggagas Kembali Konsep Studi Islam
Menghancurkan Demokrasi karya Ali Belhaj
Menjadi Pembina Islam
Meraih Hidup Bahagia
Metode Pemikiran Hasan Al Banna
Moga Bunda Disayang Allah ‹novel›

N
Negara Islam
Noktah-noktah Hitam Senandung Syetan

P
Palestina, Akar Masalah Dan Solusinya
Pengelolaan Hutan Berdasarkan Syariat
Perang Sabil Vs Perang Salib
Peraturan Hidup Dalam Islam
Pembentukan Partai Politik
Petunjuk Sepanjang Jalan
Pintu Pahala Dan Penghapus Dosa
Prospek Dan Tantangan Ekonomi Islam

Q
Qadha’ Dan Qadar Karya Ibnu Qayyim Al Jauziyah
Quantum Ikhlas

R
Ringkasan Riwayat Hidup 6 Tokoh Penghimpun Hadits
Risalah Untuk Ukhti Muslimah
Risalah Untuk Wanita Mukminah

S
36 Soal Jawab
Sehari Di Kediaman Rasulullah – Abdul Malik bin Muhammad Al Qosim
Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW karya Muhammad Haikal
Sejarah Perkembangan Pemurnian Agama Islam Di Indonesia – Hamka
Shahih Muslim
Sirah Nabawiyah – Safiyurrahman Al Mubarakfury
Sistem Pergaulan Dalam Islam: 1, 2, 3 , 4
Soal Jawab Seputar Gerakan Islam
Struktur Daulah Khilafah
Syakhsyiyyah II
Syarhul Arbaiina Hadiitsan/Penjelasan 40 Hadits

T
Ta’rif Hizbut Tahrir /alternatif download
Tahdzib Wa Tartib Al Bidayah Wa Nihayah
Tahlilan Dalam Prespektif Islam
Tajassus
Tata Cara Qurban
Tazkiyatun Nafs karya Said Hawwa
Thariqul Iman
Titik Tolak Perjalanan Dakwah Hizbut Tahrir
100 Tokoh
Tuntunan Bertaubat Kepada Allah SWT karya DR.Yusuf Qardawi

U
Umar Bin Khattab
Usrah Dakwah Hasan Al Banna

Z
Zaadul Maad karya Ibnu Qayyim Al Jauziyah

Kamis, 08 Desember 2011

Film Nabi Muhammad SAW. (The Message the story of islam)


Film ini sangat spektakuler teruatama pada tahun-tahun penerbitan awalnya. Tentu ini sudah tidak asing lagi bagi kalangan senior. Tapi adakalanya Anda akan membagikan juga kepada anak-anak Anda dan saudara Anda, bukankah begitu?
Kisah menceritakan pahit getirnya perjuangan Rasulullah Shollallahu 'Alaihi Wasallam dalam menegakkan risalah ini. Mulai dari fitnahan, tuduhan, penganiayaan fisik, sampai kita lihat nanti di filmnya... para Assabiqunal Awwalun saling bahu membahu mengikatkan tangannya untuk melindungi Nabi dari lemparan batu seluruh penduduk Makkah. Mulai merangkak setapak demi setapak dengan kesabaran dan sholat, kaum Muslimin menegakkan panji Islam di seantero jagat raya.
Menurut kabar akhir-akhir ini, film ini akan di daur ulang kembali dan di buat dengan format kecanggihan mutakhir. Nantikan...

Silahkan download dengan gratis, dan serukan kepada semua orang :"Asyhadu Anna Muhammadan Rosulullah!!"
(DOWNLOAD CD1)
(DOWNLOAD CD2)

(subtitle bahasa indonesia)

Islam, Empire of Faith (film)



Film ini mendokumentasikan mengenai alur perkembangan sebuah peradaban dahsyat, yang dimulai dengan awal perjalanan risalah Nabi Muhammad sampai dengan jayanya kaum Muslimin yang merambah sepertiga Dunia. Film ini mempuyai 3 bagian, yang telah dipilah-pilah sesuai dengan kurun waktunya: Silahkan download dengan gratis, dan tingkatkan khazanah Islam Anda:
  1. The Messenger : (DOWNLOAD)
  2. The Awakening : (DOWNLOAD)
  3. The Ottoman : (DOWNLOAD)

Kamis, 11 November 2010

Syarat Kalimah Tauhid (Syahadat)


Wahab bin Munabbih rahimahullah berkata kepada orang yang bertanya kepadanya: “Bukankah La Ilaha Illallah kunci surga?” Ia menjawab: “Betul. Tetapi, tiada satu kunci-pun kecuali ia memiliki gigi-gigi, jika kamu membawa kunci yang memiliki gigi-gigi, pasti engkau dapat membuka pintu, namun jika engkau membawa kunci yang tidak ada gigi-giginya pasti pintu itu tak akan terbuka.” (HR. Bukhari dalam ta’liq).

Dan gigi-gigi kunci La Ilaha Illallah adalah syarat La Ilaha Illallah. Yaitu sebagai berikut:

1. Ilmu meniadakan kejahilan.

Barangsiapa yang tidak mengetahui makna-nya maka ia tidak akan mengetahui petunjuk/tuntutannya. Maknanya adalah berlepas diri dari semua yang diibadahi selain Allah dan mengikhlaskan peribadatan hanya untuk Allah. Maksud La Ilaha adalah meniadakan segala yang diibadahai selain Allah. Maksud Illallah adalah menetapkan ibadah hanya untuk Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya dalam masalah ibadah sebagaimana tiada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan-Nya.

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَاكُمْ

“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.” (QS. Muhammad: 19)

Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :

عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّهُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ (رواه مسلم)

“Barangsiapa yang meninggal sedangkan dia mengetahui makna La Ilaha Illallah pasti masuk surga.” (HR. Muslim)

2. Yakin meniadakan keraguan.

Karena ada sebagian orang yang mengucapkannya dalam keadaan ragu terhadap makna yang ditunjukkannya.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. Al-Hujurat: 15)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku adalah utusan Allah, tiada-lah seorang hamba bertemu Allah (meninggal dunia) dengan membawa keduanya tanpa ada keraguan sedikitpun pasti ia akan masuk surga.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Dari Abu Hurairah rahimahullah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Barangsiapa yang engkau temui di balik dinding ini, sedangkan dia bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah didasari dengan hati yang yakin maka berilah kabar gembira akan masuk surga.” (HR. Muslim)

3. Ikhlas meniadakan kesyirikan.

Karena barangsiapa yang tidak mengikhlaskan seluruh amalannya untuk Allah ia telah melakukan kesyirikan yang meniadakan rasa ikhlas. Allah Ta’ala berfriman:

قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصاً لَّهُ الدِّينَ

“Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.” (QS. Az-Zumar: 11)

Dari Abu Hurairah rahimahullah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

أَسْعَدُ النَّاسِ بِشَفَاعَتِي مَنْ قَالَ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ خَالِصًا مِنْ قَلْبِهِ / أَوْ نَفْسِهِ

“Orang yang paling bahagia mendapatkan syafa’atku (pada hari kiamat) adalah orang yang mengucapkan La Ilaha Ilallah murni dari hatinya (jiwanya).” (HR. Bukhari)

Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: “Sesungguhnya Allah mengharamkan neraka atas orang yang mengucapkan La Ilaha Illallah dengan hanya mengharap wajah Allah Ta’ala.” (HR. Muslim dari Utban bin Malik)

4. Sidq (kejujuran) meniadakan kemunafikan.

Karena orang munafik juga mengucapkannya, akan tetapi perkataannya tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam hatinya, maka ia telah berbuat dusta, karena batinnya tidak sesuai dengan dzahirnya. Sebagaimana yang telah Allah kabarkan tentang sifat mereka. Allah Ta’ala berfirman:

يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِم مَّا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ

“Mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya.” (QS. Al-Fath: 11)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Tiada seorang-pun yang bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya jujur dari hatinya kecuali Allah akan mengharamkan neraka atasnya.” (HR. Bukhari)

5. Qabul (penerimaan) yang meniadakan sifat menolak.

Karena ada sebagian manusia yang mengucapkannya dengan mengetahui maknanya tapi ia tidak menerima seruan orang yang mengajaknya. Hal ini bisa disebabkan karena kesombongan, dengki atau sebab-sebab yang lain.

إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُون وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوا آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍ

“Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: "Laa Ilaaha Illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri, dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami Karena seorang penyair gila?" (QS. Ash-Shaffat: 35-36)

6. Inqiyad (ketundukan) yang meniadakan perilaku meninggalkan amal yang dituntutnya.

Syarat ini akan menumbuhkan sikap melaksanakan perintah-perintah Allah, meninggalkan larangan-larangan-Nya dan komitmen dengannya. Hakikat Islam adalah tunduknya hati dan badan seorang hamba kepada Allah dan tunduk kepada-Nya dengan tauhid dan ketaatan. Allah berfirman:

وَمَن يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

“Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.” (QS. Luqman: 22)

Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam; “Tiada beriman salah seorang kalian sehingga hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa.” (HR. al Baihaqi; an Nawawi berkata: "hadits shahih, kami riwayatkan dalam kitab Al Hujjah dengan sanad shahih)

7. Mahabbah (kecintaan) yang meniadakan kebalikannya.

Tidak mungkin seorang hamba akan mengetahui dan menerimanya kecuali didasari rasa cinta, sebagaimana rasa ikhlas yang akan meniadakan kesyirikan. Barangsiapa mencintai Allah ia akan mencintai agama-Nya, barangsiapa yang tidak mencintainya maka jangan diharap ia akan mencintai agama-Nya.

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللّهِ أَندَاداً يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللّهِ وَالَّذِينَ آمَنُواْ أَشَدُّ حُبّاً لِّلّهِ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُواْ إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلّهِ جَمِيعاً وَأَنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (QS. Al-Baqarah : 165)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah Lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Maidah : 54)